Belum Ada Informasi Jelas Terkait Kebenaran Kabar Bupati Langkat Diduga Terlibat Kasus OTT SH dan MY

topmetro.news, Medan – Ramainya pemberitaan terkait adanya tudingan Bupati Langkat H Syah Afandin SH, terkena OTT dan katanya diduga terlibat dalam kasus yang dilakukan mantan anggota DPRD Provinsi Sumut berinisial SH dan salah seorang rekanan berinisial MY oleh KPK RI pada Kamis (2/7/2026), ternyata masih simpang siur.

Beberapa postingan yang ditayangkan beberapa media online, terkait OTT KPK terhadap SH dan MY tersebut, kendati informasinya masih simpang siur, namun dampaknya sangat luar biasa bagi Keluarga Bupati Langkat dan seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Langkat.

Informasi yang diperoleh topmetro.news dari sumber terdekat yang selalu mendampingi Bupati Langkat dalam setiap kegiatan kerja menyebutkan, bahwa mereka sangat menyayangkan informasi yang disampaikan beberapa media tersebut.

Menurut sumber, Bupati Langkat bukan diamankan petugas KPK saat mengikuti kegiatan Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.

“Tadi Bapak Bupati usai mengikuti kegiatan APKASI, langsung kami beriringan untuk balik ke rumah. Jadi, gak benar jika Bapak (Bupati) diamankan di lokasi kegiatan. Kami berpisah di sekitar Cemara,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya dalam pemberitaan.

Sumber juga menyebutkan, bahwa mereka juga masih merasa heran terkait adanya informasi ada ajudan Bupati Langkat yang terlebih dahulu diamankan KPK. “Mungkin hanya mengaku-ngaku aja itu Bang. Biasalah, merasa dirinya sudah dekat dengan Bupati, jadi mengaku-ngaku sebagai ajudan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.

Dijelaskan sumber, terkait OTT SH dan MY itu gak ada hubungannya dengan proyek-proyek OPD Pemkab Langkat. Melainkan terkait dengan salah satu perusahaan perkebunan yang ada di Langkat.

“Makanya kami juga masih heran, apa kaitannya permasalahan yang dilakukan SH dan MY di perusahaan perkebunan itu, kok disangkutkan dengan Pak Bupati?” ujarnya prihatin.

Sumber juga tidak menampik jika Bupati Langkat pada saat ini, Kamis (2/7/2026) malam, membenarkan sedang bersama penyidik KPK di Mapolrestabes Medan untuk dimintai keterangan terkait kasus yang dilakukan SH dan MY.

“Ya, semoga Pak Bupati diberikan kesehatan dan terus dilindungi Allah. Kita tunggu aja perkembangan selanjutnya Bang,” tandas sumber.

Sementara itu, Kadis Kominfo Pemkab Langkat Wahyudianto, mengatakan bahwa pihaknya masih belum mendapat konfirmasi atau informasi terkait posisi Bupati Langkat.

“Maaf Bang. Saya belum bisa memberikan keterangan apapun tentang Pak Bupati. Masih belum terkonfirmasi. Kita sama-sama masih menunggu kabar dan informasi yang valid terkait permasalahan ini. Jadi saya harap, kawan-kawan media bersabar, dan jangan berspekulasi sendiri dengan memanfaatkan informasi-informasi yang masih belum pasti kebenarannya,” ujarnya.

reporter | Tim

Related posts

Leave a Comment